4.18.2016

Bermain Hujan

Dingin, sepi, petrichor, titik-titik air di kaca jendela, pelangi, dan menunggu.

"Kamu sudah move on?"
"Gak bosen sendiri terus?"

Moven on ya? Aku rasa itu tidak perlu kulakukan. Biar apa? Melupakan kenangan dan hidup lebih baik? Kenangan ya tetap ada, jangan suka menyalahkan. Ada atau tidakpun kamu nggak bisa bilang "Nanti terjebak nostalgia". Bagaimana dengan putus hubungan? Wah, aku tidak terbiasa memutus hubungan pertemanan. "Semua juga berawal dari teman, Cho" , iya benar. Bagaimanapun, sebelumnya senyum di bibirmu juga beralasan dia. Mau menghapus beberapa senyum itu?
Sungguh, kamu tidak perlu memikirkan cara membuatku tetap sibuk dan mengutuk sepi. Aku yang

4.04.2016

Musim Berganti

Pertemuan memberiku ruang mendefinisikan dirimu dengan versiku sendiri. Rasanya tidak perlu sejauh itu, ceritamu memenuhi ruangku. Membuat "sendiri" tak lagi disana. Ruangku penuh tentangmu, sesak rasanya. Kamu tak memberiku banyak pilihan, aku bisa bosan.

Beberapa warna mulai pudar, dan langkah kita tak lagi sama. Parahnya, pilihanmu tak banyak membantu. Cukup sepasang sepatu, bukan dua pasang yang berjalan beriringan. Ini pilihannya, sepatuku ingin lihat pelangi.

Sendiri, kamu menerjemahkannya sebagai kekosongan.
Juga sakit dan